Tuesday, February 1, 2011

PT DI Serahkan Heli NBell ke TNI AD

02 Februari 2011

Heli Bell 412EP TNI AD akan dilengkapi senapan 30mm di kanan dan kiri pesawat (photo : Chandra Marsono)

Jakarta - PT Dirgantara Indonesia (PT DI) kembali menambah amunisi bagi pertahanan Indonesia melalui TNI AD. Mereka menyerahkan 1 unit helikopter jenis NBELL 412 EP.

Penyerahan helikopter tersebut dilaksanakan Rabu (2/1/11) di Pusat Penerbangan Angkatan Darat Skadron 21 TNI AD, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

"Peristiwa ini adalah bukti kesiapan PT DI dalam menyiapkan revitalisasi industri pertahanan dalam negeri," ujar Direktur Utama PT DI Budi Santoso dalam sambutannya.

Sementara itu, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Suryo Prabowo yang menerima helikopter ini mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PT DI. Ia menyatakan, kerjasama dengan PT DI ini secara bertahap akan terus dilakukan.

"Ini merupakan bukti komitmen Angkatan Darat untuk memperdayakan produksi dalam negeri yang sejalan dengan amanah presiden," ujarnya.

Prabowo juga berharap PT DI juga mampu meningkatkan kualitas produksinya agar mampu bersaing dengan industri luar negeri dan mampu memenuhi kebutuhan alutsista dalam negeri. "Jangan berhenti dan terbatas pada rasa bangga, tetapi juga bertekad mengembangkan kualitas dari produksi," harap Prabowo.

Usai menerima helikopter tersebut, Prabowo menyempatkan diri untuk mencobanya. Ia menggunakan helikopter tersebut untuk berangkat ke Pusdikintel TNI AD di Ciomas Bogor. Duduk di belakan pilot, ia tersenyum dan melambai kepada wartawan. Setengah jam berlalu, helikopter telah kembali lagi ke lapangan udara Pondok Cabe.

Menurut Komandan Pusat Penerbangan TNI AD Brigjen N Wahyu Rianto, heli dengan daya angkut 15 ton atau dapat juga mengangkut 15 orang termasuk pilot ini akan ditempatkan di Skadron 31 Semarang. "Rencananya untuk pesawat angkut. Tapi nanti juga akan dilengkapi dengan senapan 30 mm di kiri dan kanan heli. Ini untuk pengamanan saat pendaratan," ujarnya.

Sementara itu, menurut Asisten Logistik TNI AD Mayjen Wibowo, harga heli itu Rp 99 miliar. Dia menjelaskan, dibanding heli tipe NBELL lainnya, heli NBELL 412 EP ini memiliki kapasitas mesin yang lebih besar serta semua peralatannya sudah digital. Kelebihan lain heli ini mampu melakukan auto-pilot hovering, yakni terbang stagnan di udara secara otomatis. Heli NBELL lain seperti tipe 412 HP atau 412 SP belum mampu melakukannya.(adi/nrl)

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

 
coompax-digital magazine